English Course for Migrant Workers: Auxiliaries & Adverbs
Learn auxiliary verbs, English adverbs, and prepositions in an English course for migrant workers. Build practical grammar skills to understand instructions, describe activities, ask permission, and communicate confidently at work abroad.
ENGLISH FOR PROSPECTIVE MIGRANT WORKERS
Aco Nasir
10/30/20263 min read


BAB 7. AUXILIARIES, ADVERBS, AND PREPOSITIONS
By Aco Nasir, S.Pd.I., M.Pd
Materi Kursus Bahasa Inggris untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tahun 2026
A. PENDAHULUAN
Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan komunikasi yang sangat penting bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya mereka yang akan bekerja di luar negeri sebagai asisten rumah tangga (domestic worker), pengasuh lansia (caregiver), pengasuh anak (babysitter), pekerja hotel (hotel staff), pekerja restoran (restaurant staff), maupun pekerja sektor lainnya.
Dalam lingkungan kerja internasional, pekerja migran tidak hanya dituntut mampu memperkenalkan diri atau melakukan percakapan sederhana, tetapi juga harus memahami instruksi, menyampaikan kewajiban, meminta izin, menjelaskan kegiatan, menunjukkan lokasi benda, dan berkomunikasi mengenai waktu serta aktivitas pekerjaan.
Oleh karena itu, pada Bab 7 ini kita akan mempelajari tiga unsur penting dalam tata bahasa Inggris (English Grammar), yaitu:
1. Auxiliaries (Kata Kerja Bantu): digunakan untuk menyampaikan kewajiban, saran, larangan, kemampuan, dan kemungkinan.
2. Adverbs (Kata Keterangan): digunakan untuk menjelaskan bagaimana, kapan, di mana, dan seberapa sering suatu kegiatan dilakukan.
3. Prepositions (Kata Depan): digunakan untuk menunjukkan tempat, waktu, arah, pergerakan, dan hubungan antara benda atau orang.
Ketiga unsur tersebut sangat berguna dalam komunikasi sehari-hari di tempat kerja.
Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta kursus diharapkan mampu:
Menggunakan should, ought to, must, dan have to dalam komunikasi pekerjaan.
Memahami dan menggunakan adverbs of manner, frequency, time, dan place.
Menggunakan prepositions of place, time, direction, dan movement.
Memahami instruksi sederhana dari majikan atau supervisor.
Menyampaikan saran, kewajiban, larangan, serta informasi pekerjaan menggunakan kalimat bahasa Inggris yang benar.
BAGIAN I. AUXILIARIES 2 (KATA KERJA BANTU)
7.1 Pengertian Auxiliary Verbs
Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan bersama kata kerja utama (main verb) untuk membentuk makna tertentu dalam kalimat.
Dalam komunikasi pekerjaan, kata kerja bantu sangat penting karena membantu pekerja memahami apa yang harus dilakukan, apa yang sebaiknya dilakukan, dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Contoh:
You should clean the kitchen. (Kamu sebaiknya membersihkan dapur.)
You must wear a uniform. (Kamu harus memakai seragam.)
You have to arrive on time. (Kamu harus tiba tepat waktu.)
You ought to respect your employer. (Kamu sebaiknya menghormati majikan.)
Pada bagian ini, kita akan mempelajari empat bentuk auxiliary yang sering digunakan dalam lingkungan kerja.
7.2 Should dan Ought to
A. Pengertian Should
Should digunakan untuk memberikan saran, nasihat, atau rekomendasi mengenai sesuatu yang sebaiknya dilakukan.
Dalam bahasa Indonesia, should biasanya berarti "sebaiknya" atau "seharusnya".
Pola kalimat:
Kalimat positif: Subject + should + Verb 1.
Kalimat negatif: Subject + should not + Verb 1.
Kalimat tanya: Should + Subject + Verb 1?
Perhatikan contoh berikut:
English
Bahasa Indonesia
You should work carefully.
Kamu sebaiknya bekerja dengan hati-hati.
You should drink enough water.
Kamu sebaiknya minum air yang cukup.
You should wash your hands.
Kamu sebaiknya mencuci tangan.
You should respect your colleagues.
Kamu sebaiknya menghormati rekan kerja.
You should take a rest.
Kamu sebaiknya beristirahat.
Contoh dalam situasi pekerjaan
Situasi: Seorang supervisor memberikan nasihat kepada pekerja hotel.
Supervisor: You should clean the room before 10 a.m.
Worker: Okay, I understand.
Artinya:
Supervisor: Kamu sebaiknya membersihkan kamar sebelum pukul 10 pagi.
Pekerja: Baik, saya mengerti.
B. Should Not (Shouldn't)
Should not digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang sebaiknya tidak dilakukan.
Contoh:
1. You should not use your phone during working hours.
Kamu sebaiknya tidak menggunakan telepon selama jam kerja.
2. You shouldn't leave the kitchen dirty.
Kamu sebaiknya tidak meninggalkan dapur dalam keadaan kotor.
3. You should not be late for work.
Kamu sebaiknya tidak terlambat bekerja.
4. You shouldn't speak rudely to your employer.
Kamu sebaiknya tidak berbicara kasar kepada majikan.
C. Bentuk Pertanyaan dengan Should
Untuk meminta atau memberikan saran, kita dapat menggunakan should dalam bentuk pertanyaan.
Contoh:
- Should I clean the living room now?
Apakah saya sebaiknya membersihkan ruang keluarga sekarang?
- Should I prepare dinner?
Apakah saya sebaiknya menyiapkan makan malam?
- What should I do next?
Apa yang sebaiknya saya lakukan selanjutnya?
- Should I call the supervisor?
Apakah saya sebaiknya menelepon supervisor?
Percakapan praktik
Employer: You look tired. You should take a rest.
Worker: Thank you. Should I continue working after lunch?
Employer: Yes, but you should drink some water first.
Worker: Okay. Thank you.
TERJEMAHAN
Majikan: Kamu terlihat lelah. Kamu sebaiknya beristirahat.
Pekerja: Terima kasih. Apakah saya sebaiknya melanjutkan pekerjaan setelah makan siang?
Majikan: Ya, tetapi kamu sebaiknya minum air terlebih dahulu.
Pekerja: Baik. Terima kasih.
D. Pengertian Ought to
Ought to memiliki arti yang hampir sama dengan should, yaitu sebaiknya atau seharusnya. Kata ini digunakan untuk memberikan nasihat atau menyampaikan tindakan yang dianggap benar dan bertanggung jawab.
Pola kalimat:
Positif: Subject + ought to + Verb 1.
Negatif: Subject + ought not to + Verb 1.
Tanya: Ought + Subject + to + Verb 1?
Inspirasi
Kolaborasi
Pembelajaran
info@ruangpemuda.info
085145459727
© 2024. All rights reserved.
