Aturan Perkuliahan Online di Google Meet

Pelajari aturan umum perkuliahan online melalui Google Meet untuk memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik, tertib, dan berkualitas meskipun dilakukan secara daring.

PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA & SASTRA INDONESIA

4/6/20263 min read

Baik, mahasiswa sekalian.

Pada perkuliahan kita yang dilaksanakan melalui Google Meet, ada beberapa aturan umum yang perlu kalian pahami dan terapkan bersama agar proses pembelajaran berjalan dengan baik, tertib, dan tetap berkualitas meskipun dilakukan secara daring.

Pertama, dari sisi persiapan, saya harapkan kalian sudah siap sebelum kelas dimulai. Pastikan perangkat yang digunakan—baik laptop maupun HP—dalam kondisi baik, jaringan internet stabil, dan kalian sudah memiliki akses ke link kelas yang saya bagikan. Jangan sampai baru mencari link atau mengalami kendala teknis saat perkuliahan sudah dimulai.

Kedua, terkait dengan kedisiplinan, saya tekankan bahwa kalian harus masuk kelas tepat waktu. Saya sendiri akan berusaha hadir 5–10 menit lebih awal, dan saya berharap kalian juga demikian. Keterlambatan akan mempengaruhi pemahaman kalian terhadap materi yang disampaikan.

Ketiga, dalam hal etika selama perkuliahan, ada beberapa hal penting:

  • Gunakan nama asli saat bergabung di kelas.

  • Mikrofon dalam kondisi mute ketika tidak berbicara, untuk menghindari gangguan suara.

  • Jika memungkinkan, aktifkan kamera sebagai bentuk kehadiran dan partisipasi aktif.

  • Gunakan bahasa yang sopan saat bertanya atau berdiskusi.

Keempat, saya ingin kelas ini tidak bersifat satu arah. Oleh karena itu, saya sangat mendorong partisipasi aktif kalian. Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan gunakan fitur raise hand atau tuliskan di kolom chat. Saya akan memberikan kesempatan untuk diskusi di sela-sela penyampaian materi.

Kelima, terkait dengan alur perkuliahan, biasanya kita akan mulai dengan pembukaan singkat, kemudian masuk ke materi inti, dan di akhir akan ada penutup berupa rangkuman serta penugasan jika diperlukan. Saya harap kalian bisa mengikuti alur ini dengan baik.

Keenam, untuk absensi, saya akan menggunakan beberapa metode, bisa melalui Google Form, chat, atau dokumentasi kehadiran. Jadi pastikan kalian benar-benar mengikuti kelas, bukan hanya sekadar login.

Ketujuh, terkait tugas dan evaluasi, saya akan memberikan tugas yang relevan dengan materi yang kita bahas. Saya juga akan memberikan umpan balik agar kalian bisa mengetahui letak kekuatan dan kelemahan dalam pemahaman kalian.

Kedelapan, jika terjadi kendala teknis, baik dari pihak kalian maupun dari saya, kita akan cari solusi terbaik. Misalnya dengan menyediakan rekaman perkuliahan atau materi tambahan agar tidak ada yang tertinggal.

Yang terakhir, saya ingin menekankan bahwa meskipun kita belajar secara daring, kualitas pembelajaran tetap harus kita jaga. Kalian bukan hanya hadir, tetapi juga harus aktif, kritis, dan bertanggung jawab terhadap proses belajar kalian sendiri.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Saya harap aturan ini bisa kita jalankan bersama demi kelancaran dan keberhasilan perkuliahan kita.

Terima kasih.

📘 Deskripsi Materi Perkuliahan
Mata Kuliah: Penelitian Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (B428D36)

Perkuliahan ini dirancang secara bertahap dan sistematis untuk membimbing mahasiswa memahami sekaligus mempraktikkan proses penelitian hingga menghasilkan proposal penelitian yang utuh. Berikut gambaran alur pembelajaran selama satu semester:

🔹 Minggu 1 – Pengantar
Mahasiswa diperkenalkan pada kontrak kuliah serta konsep dasar penelitian sebagai fondasi awal memahami aktivitas ilmiah.

🔹 Minggu 2 – Konsep Penelitian
Pembahasan difokuskan pada hakikat dan jenis-jenis penelitian sebagai landasan dalam menentukan arah penelitian.

( OLEH Kelompok 1 Konsep Penelitian)

1. Nama : Aisah

2. nama : Hilda puspita

🔹 Minggu 3 – Masalah Penelitian
Mahasiswa dilatih mengidentifikasi masalah penelitian melalui pendekatan
Problem-Based Learning (PBL).
( Kelompok 2 Masalah penelitian

1. Nama: Andari

2. nama: Rani

🔹 Minggu 4 – Rumusan Masalah
Mahasiswa menyusun latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penelitian melalui
Project-Based Learning (PjBL).

Kelompok 4 Rumusan masalah

1. Nama ROHANI

2. nama KRISTINA

🔹 Minggu 5 – Kajian Teori
Mahasiswa mempelajari teknik
literature review untuk memperkuat dasar teoritis penelitian.

Kelompok 3 kajian teori

1. Nama: Nurhidayah halik

2. nama:Nurul annisa

🔹 Minggu 6 – Kerangka Berpikir
Pengembangan model konseptual sebagai hubungan logis antara teori dan variabel penelitian.

Kelompok 5 Kerangka Berfikir

1. Nama : Nensi

2. nama : Najamia

🔹 Minggu 7 – Metodologi
Mahasiswa memahami desain penelitian yang sesuai dengan masalah yang dikaji.

Kelompok 6 Metodologi

1. Nama : mutmainnah

2. nama : nabila dwi putri

🔹 Minggu 8 – UTS
Evaluasi tengah semester untuk mengukur pemahaman konseptual mahasiswa.

SEGERA HADIR BENTUK SOAL-SOAL LATIHAN

🔹 Minggu 9 – Instrumen Penelitian
Mahasiswa mempraktikkan teknik pengumpulan data dan penyusunan instrumen penelitian.

Kelompok 7 Instrument Penelitian

1. Nama : Nuning

2. nama : walhida

🔹 Minggu 10 – Analisis Data
Pembahasan teknik analisis data baik kualitatif maupun kuantitatif.

Kelompok 8 Analisis Data

1. Misye Arsita

2.Jumiati

🔹 Minggu 11 – Sistematika Proposal
Mahasiswa mulai menyusun draft proposal penelitian secara terstruktur.

Kelompok 9 Sistematika Proposal

1. Nama : Rezky

2. nama : Aulia Fitrah

🔹 Minggu 12 – Penulisan Proposal
Pendalaman penulisan proposal melalui proses bimbingan.

Kelompok 10 Penulisan Proposal

1. Nama : rispa andriani

2. nama : mia mada yunita

🔹 Minggu 13 – Revisi Proposal
Mahasiswa melakukan perbaikan draft berdasarkan masukan akademik.

🔹 Minggu 14 – Presentasi Proposal
Seminar proposal untuk melatih kemampuan komunikasi ilmiah.

🔹 Minggu 15 – Evaluasi & Finalisasi
Penyempurnaan proposal sebagai produk akhir perkuliahan.

🔹 Minggu 16 – UAS
Penilaian akhir berupa tes atau produk penelitian.

📌 Catatan Penting:
Perkuliahan ini menekankan pendekatan student-centered learning dengan integrasi Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL), sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori tetapi juga menghasilkan produk nyata berupa proposal penelitian.

Selamat mengikuti perkuliahan, tetap aktif, kritis, dan produktif!